Kubah masjid
Pada saat kuliah fonologi generative, prof sempat bertanya kepada kami “do you know dome?”. Kami membiarkan prof menjawab dengan caranya. Sepertinya dia ingin menceritakan sesuatu, aku pun mendengarkan dengan keharuan. Dome itu berarti kubah, sambil menggambar bentuk. “Ini sebenarnya pengaruh dari orang eropa. Kamu liat itu kubah mesjid sekarang? Itu sebenarnya pegaruh kubahnya orang eropa.
Kalau yang bentuknya begini, sambil menggambar bentuk segitiga di papan. “Ini pengaruh siapa? Hm?” sambil menunggu jawaban dari kami “dari orang hindu”. “Kalau kubah masjidnya orang Arab sebenarnya datar”, sambil menggambar garis horizontal di papan.
Saya jadi teringat kata-kata salah seorang ustadz ketika berceramah, “sebenarnya kubah masjid itu tidak perlu mewah dan bercat, itu tidak wajib dan tidak harus mengeluarkan banyak dana untuk itu.”.
Berikut merupakan terjemahan dari kata dome, pad akamus Cambridge dan kamus 2.04.
Dome pada kamus Cambridge diterjemahkan sebagai : atap yang dibulatkan pada bangunan atau sebuah ruangan.
Pada kamus 2.04 dome diterjemahkan sebagai kubah dari gereja. Terjemahan kedua yakni lengkungan pada puncak.
Maksud saya menulis ini adalah membuka wawasan kita semua aka nasal kubah dan juga pengetahuan kita tentang ini. Bukan untuk menghakimi, silahkan membaca
selamat
Pada saat kuliah fonologi generative, prof sempat bertanya kepada kami “do you know dome?”. Kami membiarkan prof menjawab dengan caranya. Sepertinya dia ingin menceritakan sesuatu, aku pun mendengarkan dengan keharuan. Dome itu berarti kubah, sambil menggambar bentuk. “Ini sebenarnya pengaruh dari orang eropa. Kamu liat itu kubah mesjid sekarang? Itu sebenarnya pegaruh kubahnya orang eropa.
Kalau yang bentuknya begini, sambil menggambar bentuk segitiga di papan. “Ini pengaruh siapa? Hm?” sambil menunggu jawaban dari kami “dari orang hindu”. “Kalau kubah masjidnya orang Arab sebenarnya datar”, sambil menggambar garis horizontal di papan.
Saya jadi teringat kata-kata salah seorang ustadz ketika berceramah, “sebenarnya kubah masjid itu tidak perlu mewah dan bercat, itu tidak wajib dan tidak harus mengeluarkan banyak dana untuk itu.”.
Berikut merupakan terjemahan dari kata dome, pad akamus Cambridge dan kamus 2.04.
Dome pada kamus Cambridge diterjemahkan sebagai : atap yang dibulatkan pada bangunan atau sebuah ruangan.
Pada kamus 2.04 dome diterjemahkan sebagai kubah dari gereja. Terjemahan kedua yakni lengkungan pada puncak.
Maksud saya menulis ini adalah membuka wawasan kita semua aka nasal kubah dan juga pengetahuan kita tentang ini. Bukan untuk menghakimi, silahkan membaca
selamat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar